Capturing the Unseen: A Fusion Art and Science in BioImaging Exploration

Kemajuan dalam teknik Bioimaging telah merevolusi pemahaman kita tentang sistem biologis yang kompleks, memungkinkan para peneliti untuk memvisualisasikan detail rumit pada tingkat seluler dan molekuler. Namun hasil bioimaging tersebut selain memberikan visualisasi data saintifik juga mengungkap estetika visual lainnya dari suatu sistem biologis yang sebelumnya tidak dapat dinikmati atau diketahui. Keindahan visual suatu sistem biologis ini kemudian juga bisa membuka berbagai kemungkinan di bidang saintifik, maupun dieksplorasi lebih jauh nilai estetikanya. Istilah Cell Painting yang seringkali digunakan para peneliti juga bermula dari kesadaran akan tingginya nilai estetika yang dihasilkan melalui teknik bioimaging tersebut.

Seminar ini bertujuan untuk menjembatani kerja praktik seni dan ilmu pengetahuan dengan mengeksplorasi pertemuan dua domain ini dalam kajian Bioimaging. Dengan menggabungkan kreativitas artistik dengan teknologi, ilmuwan dan seniman dapat bekerja sama untuk mengungkap wawasan dan estetika baru dalam dunia mikroskopis.

Narasumber:

Fitria Dwi Ayuningtyas
Lahir di Bandung 1989, mendapatkan gelar Ph.D pada bidang bioteknologi Osaka University, Jepang dengan penelitian di bidang rekayasa sel punca dan jaringan. Fitria atau akrab disapa Ipit memiliki ketertarikan terhadap penelitian inter- maupun multidisiplin, serta menyukai hal-hal yang berkaitan dengan eksplorasi fenomena ilmiah dari perspektif yang berbeda. Bekerja sebagai Peneliti (Post-doctoral) di Pusat Penelitian Nanoscience dan Nanotechnology (PPNN), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mengepalai ITB-Olympus Bioimaging Center (IOBC).

Syaiful Aulia Garibaldi
Lahir di Jakarta 1985, menyelesaikan pendidikan Sarjana di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan melanjutkan studi pascasarjananya di Sekolah Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia. Tepu menerapkan latar belakang pendidikan dan ketertarikannya terhadap ekologi dan hal-hal mikro lainnya seperti halnya mikroorganisme sebagai simbol kematian, pembusukan dan juga kehidupan untuk dijadikan sebagai landasan konseptual pada setiap karyanya.

Muhammad Akbar
Lahir di Bandung 1984, menyelesaikan pendidikan Sarjana jurusan Pendidikan Bahasa Prancis, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan pendidikan Pascasarjana di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2012. Muhammad Akbar atau Babay memiliki ketertarikan dengan multimedia, video, gambar bergerak, pencitraan digital dalam praktiknya yang diimplementasikan pada setiap karyanya.

Moderator
Reza Raihandhany

The event is finished.

Date

Sep 23 2023
Expired!

Time

10:00 am - 12:00 am

Location

AV Room NuArt
Jl. Setraduta Raya L6 Bandung

Organizer

NuArt Sculpture Park

Other Organizers

LOKUS Foundation